:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Selasa, 16 Apr 2024
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
29 November 2011

Moslem Exchange Program (MEP)

Sel, 29 November 2011 Dibaca 5x Lain-Lain

img style=margin-right: 10px src=..pics20111224120033.jpeg alt= width=207 height=155 align=left nbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbsp MOSLEM Exchange Program (MEP) adalah sebuah bentuk kerja sama antar umat Islam di Indonesia dan Australia. Kegiatan ini sudah berjalan selama plusmn 10 tahun dan sudah berkali-kali mengadakan pertukaran muslim antara dua negara terseshybut. Ditahun ke-sepuluh ini ada 10 orang Indonesia yang terpilih sebagai volunteer. Namun jadwal pemberangkatan ke Australia dibagi menjadi tiga sift (giliran. red) karena 10 peserta tersebut terdiri dari 6 pria dan 4 waaita. Salah satunya adalah Ning Nihayatul Wafiroh S.Th.I yang merupakan salah satu dewan pengasuh PP. Darussalam Putri BJokagung-Tegalsari-Banyuwangi.divnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbsp Ning Nik (sapaan Neng Nihayatul Wafiroh S.Th.I.emredem) berangkat ke Australia sejak taaggal 1 sd 15 Mei 2011 bersama dengan tiga wanita muslim lainnya Tidak dibutuhkan oraag yang sangat pintar dalam kegiatan ini yang dibutuhkan hanya emgood confidentem emgood social communication emdan emgood Englishem. Karena kita di sana butuh banyak diskusi dengan orang lain. Jadi. kalau kita nggak supel sama saja terang alumni Universitas Hawai Amerika tersebut.nbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbsp Dalam perjalanan ke Australia ada 3 kota yang dikunjungi seperti Melbourne Canberra dan Sydney. Pengetahuan dan .perkenalan tentang Islam dari ke-2 negara adalah tujuan penting dari kegiatan tersebut. Selama di Australia peserta juga mengunjungi beberapa tempat umum seperti masjid kantor polisi sekolah universitas dan gedung parlemen untuk berdiskusi tentang banyak hal termasuk agama. Bahkan di sana ada satu lembaga pendidikam Islam Sule College yaag menyediakan jenjang pendidikan mulai dari play group sampai SLTA.nbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbsp Menurut Ning Nik dengan jumlah muslim di Australia yang hanya 2% terdapat banyak perbedaan masalah agama antara Indonesia dan Australia. Apalagi dari jumlah itu terdapat banyak etnis yang berbaur jadi bisa dibayangkan seperti apa perbedaan yang terjadi.nbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbspnbsp Rufiat keturunan India islam seorang pemandu MEP. Merubah pemikirannya tentang persepsi keterbatasan ruang lingkup wanita muslim setelah menjadi peserta MEP beberapa tahun lalu. Rufiat baru mengetahui jika di Indonesia wanita muslim diberi kebebasan untuk bertindak misalnya di Indonesia ada wanita muslim yang menjadi sopir bus dll. Dari perbedaan itulah banyak ditemukan perubahan dalam diri individu dalam hal pengetahuan dari negara masing-masing. Filiabr div1)