:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Minggu, 18 Apr 0280
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
1 Desember 2015

Menilik Kegiatan Perdana Osis Madrasa Aliyyah Al Amiriyyah

Sel, 1 Desember 2015 Dibaca 14x Jendela Nusantara

LDKS In Pancer Beach

Dalam sebuah organisasi perlu adanya progarm serta terlaksananya progam tersebut. Lantas bagaimana perjalanan osis kali ini dalam menjalan kan program MA ke depan?….
Simak redaksi berikut. Catatan:IkhwanHabibi

Meskipun sempat tertunda selama satu minggu. Akhirnya osis MAA diberi kesempatan untuk melaksanakan kegiatan LDKS (latihan dasar kepemim- pinan siswa) yang bertempat dikota pesanggaran tepatnya di pantai mustika atau pancer. Kegiatan ini merupakan salah satu progam kerja pertama osis jabatan 2015-2016. Saudara Tedy selaku ketua osis sekarang sekaligus ketua panitia LDKS ini berharap agar dengan kegiatan ini OSIS sekarang bisa menjadi teladan bagi seluruh siswa aliyah serta bisa menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab.

Waktu itu (5/11) Kamis sore seluruh anggota osis yang keseluruhannya berjumlah 22 orang serta 3 kakak pembina sudah berkumpul di depan kantor MAA bersiap membawa perbeka lannya masing-masing. Berangkat dengan semangat dan tekad yang membara, akhirnya mereka sampai di tujuan pada jam 05.30 wib. Kegiatan di awali dengan upacara pembukaan dan disusul dengan pembagian kelompok menjadi 2 tim. Setelah itu masing-masing tim mendirikan tenda untuk bermalam di dekat pantai yang sangat indah. Setelah sholat maghrib, dengan khusyuk dan hikmat mereka membaca tahlil dengan di imam langsung oleh bapak Farid selaku pembina osis sekarang. Malam harinya pada pukul 10.00 Wib kegiatan di isi dengan pengenalan tentang kepemimpinan dan organisasi dan di akhiri dengan penyalaan api unggun dengan di iringi pertunjukan masing-masing tim, kemudian merekapun istirahat.

Esok harinya, Jam 3 malam kegiatan sudah dimulai lagi. Dengan tema kedisiplinan mereka dibariskan di bibir pantai yang sangat dingin dengan berseragam pramuka lengkap. Hal ini bertujuan untuk menjadikan osis sebagai teladan bagi siswa lainnya serta memberikan kesadaran akan pentingnya kedislipinan. Hingga adzan subuh berkumandang mereka pun di beri waktu ishoma. Kegiatan dimulai lagi pada jam 8 pagi. Berbeda dengan kemarin, para peserta osis dibentuk kembali sebuah tim berjumlah 7 tim dengan beranggotakan 3 orang. Setelah tim terbentuk merekapun berangkat ke wedi ireng dengan menaiki bukit yang sangat curam serta melewati 3 pos, dari masing-masing pos terdapat rintangan serta bimbingan, mulai dari pos pertama yaitu harus

tahu asal-usul pantai mustika, iyel-iyel dan dibimbing tentang struktur organisasi. kemudian pos kedua mereka dihadapkan dengan rintangan yang mengutamakan kerja kelompok serta saling percaya dan pengetahuan tentang pokok-pokok dalam organisasi.dan di pos terakhir yang bertempat di pantai Wedi Ireng di isi oleh game yang mengutamakan kerja sama serta kecerdasan. “Sangat seru sekali, meskipun lelah ketika menaiki bukit, tapi rasa itu hilang ketika di manjakan oleh pemandangan Wedi Ireng yang sangat mempesona” celetus salah satu peserta.

Kegiatan berakhir dan merekapun harus kembali ke pantai mustika guna melaksan akan sholat jumat di masjid sekitar. Setelah sholat jumat selesai, agenda terakhir ialah upacara penutupan kegiatan yang dipimpin oleh bapak Faruq, kemudian bersiap-siap untuk kembali ke pesantran dan tiba di tujuan saat bel diniyyah berbunyi. (Hbb)