:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Selasa, 16 Apr 2024
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
26 Juni 2015

Berbagai Macam Peserta Wisuda Qiro’ati

Jum, 26 Juni 2015 Dibaca 4x Kabar Darussalam

Khotmil Qur’an Binnadhri dan Mu’allimil Qur’an ke-VII Darussalam berlangsung hikmat. Acara yang diselenggarakan oleh Majlis Bimbingan Al-Quran darussalam (MBAD) Senin(8/6) PAGI. kegiatan itu bertempat di halaman Pondok Pesantren Darussalam. Acara tersebut dihadiri dan wali santri dari seluruh penjuru Indonesia. Kehadiran para pengasuh juga menambah sakralnya acara pada waktu itu .

Waktu dimana 156 wisudan dan 28 mu’allimil diwisuda . Acara yang sudah tiap tahun dilakukan ini menjadi salah satu ciri khas dari Pondok BlokAgung. Itu semua tak lepas dari bimbingan qiro’ati yang disini dikenal dengan MBAD (Majelis Bimbingan Al qur’an Darussalam) .

Bimbingan yang dilakukan mulai 23 september sampai 7 juni 2015 , wisudawan dituntut untuk tampil maksimal .Waktu yang terbilang lama dibanding tahun-tahun sebelumnya yang sekarang diundur satu bulan ,”Pada tahun ini wisuda diundur satu bulan karena melihat waktu yang sebelumnya sudah disepakati pada Khaul KH.Mukhtar Syafa’at, namun karena hari bertepatan dengan UN SLTP dan ada wisudawan dari tingkat SLTP, para pengasuh bersepakat untuk mengundur acara khotmil satu bulan kedepan”.Tutur Bpk.Roychul Mu’am Pembimbing MBAD.

Menurut salah satu pembimbing, bahwa Keputusan dewan pengasuh itu membuat wisudawan dan para pembimbing Khotmil Qur’an untuk melakukan persiapan lebih lama lagi, ”Semua saya kembalikan kepada pengasuh karena bagaimanapun semua kegiatan di dalam pesantren itu semua harus ada penyetujuan dari pengasuh,” ungkapnya.

Pengunduran tersebut tidak disia-siakan oleh para wisudawan, karena pada pagi itu diumumkan sebanyak 31 wisudawan yang mendapat nilai sembilan yakni nilai sempurna.”Saya sangat senang bisa menjadi salah satu wisudawan yang terbaik dan juga bisa membanggakan orang tua .Itu semua tak lepas dari doa dan dukungan orang tua.Sebelumnya saya disuruh Bapak untuk selalu belajar dan ketika akan ujian membaca sholawat, al-fatihah, dan Al-Insyiroh , “Alhamdulilah saya bisa menjadi apa yang orang tua saya inginkan”. Kata Roisul Hanafi Putra Bpk.Harun salah satu wisudawan terbaik dengan bangganya.