:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Kamis, 20 Jun 2024
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
20 Desember 2017

Sosialisasikan Tata Tertib Menyaksikan Sholawat Habib Syekh

Rab, 20 Desember 2017 Dibaca 33x Kabar Darussalam

MASJID LANTAI 1 – Menjelang sholawat akbar Habib Syech Abdul Qodir As Segaf pada Rabu malam (20/12) mendatang, pengurus Pondok Pesantren Darussalam mensosialisasikan kepada seluruh santri tentang tata tertib menghadiri sholawat tersebut. Pembacaan tata tertib langsung disampaikan oleh Kabid. Kepesantrenan, KH. Jabir Muda. Selain itu beliau juga penegasan kepada santri tentang sistem pengiriman melalui kartu BriVa (BRI Virtual Acount).

Sosialisasi ini berlangsung dengan singkat, karena dilaksanakan setelah jamaah sholat maghrib. Saat itu, seluruh santri yang hadir disana sangat berantusias mendengarkan acara tersebut. Rencananya pada acara besok seluruh santri disiapkan tempat khusus. Santri putra bera di sebelah selatan pentas yang akan diberikan batas tersendiri. Sedangkan santri putri di sebelah utara tepat depan panggung konser. Acara ini akan dihadiri oleh beberapa habib dari seluruh kabupaten Banyuwangi. Adapun dalam hal penataan pentas sudah dilaksanakan mulai kemarin.

Tata tertib yang akan berlaku bagi kaum sarungan itu, ada 8 poin. Semua santri Pondok Pesantren Darussalam diwajibkan mengikuti acara tersebut, semua santri wajib memakai pakaian yang sopan dan rapi,  Santri putra keluar pesantren setelah jamaah sholat Isya’ melewati gerbang utama, sedangkan untuk santri putri keluar melewati gerbang timur, santri tidak boleh membawa spanduk atau bendera berukuran besar, hanya diperbolehkan membawa berukuran kecil maksimal setengah meter,  santri tidak boleh membawa uang saku yang berlebihan,  semua santri dilarang membawa alat elektronik seperti HP, kamera dan lain sebagainya,  santri dihimbau untuk menjaga barang-barang di kamarnya masing-masing, semua santri kembali melewati jalur sama seperti saat mereka berangkat, yang sebelumnya akan dikoordinir oleh pengurus pesantren dan keamanan.