:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Rabu, 18 Apr 3506
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
21 Maret 2017

SANTRI BLOKAGUNG KONTINGEN IAIDA SUKSES GONDOL JUARA SATU SYARHIL QUR’AN JAWA BALI

Sel, 21 Maret 2017 Dibaca 16x Kabar Darussalam

https://www.youtube.com/watch?v=r0ZPOmcUum0

3 Mahasiswa institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) kemarin () berhasil menggondol juara satu dalam Musabaqoh syarhil qur’an yang diselenggarakan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ketiga mahasiswa yang juga sekaligus santri PP. Darussalam Blokagung itu adalah Khoirul Fahmi Iskandar mahasiswa MPI semester 4, Rafida Fismi Robiq jurusan PBA semester 2, dan Ning Ayu Syukria jurusan PBSI semester 6. Ketiga mahasiswa ini berhasil mengalahkan sekitar kurang lebih 40 peserta sejawa dan bali.

Khoirul Fahmi Iskandar, menjelaskan berita acara yang dikemas dalam Funuun Islamiyyah 3 oleh UIN Maulana Malik Ibrahim ini diterimanya kurang lebih satu minggu sebelum hari H. Jadi mereka baru mempersiapkan latihan ini kurang lebih satu minggu sebelum hari H. Hampir setiap sore mereka harus berlatih untuk mempersiapkannya. “Jadi, seperti nggak percaya kami bisa menang,” tandasnya.

Kang Fahmi, panggilan karib santri PP. Darussalam Blokagung ini menceritakan saat detik-detik pemanggilan juara saat di pentas utama oleh panitia. Katanya saatnya itu benar-benar menegangkan sama sekali saat dibacakan para juara, mereka tidak masuk dalam urutan juara harapan, saat itu yang juara harapan adalah MAN 1 Malang harapan 1 dan TPTQ Almunawarh Gresik harapan 2 . Ketika dibacakan juara 3  adalah dari UB Malang Group 2  dan dua dari MAN Ngelawak Kertosono mereka semakin putus asa. “Sangat tidak mungkin sekali untuk bisa menjadi juara satu melihat penampilan yang lain juga sangat baik. Untuk jadi harapan saja sudah untung,” terangnya saat ada di acara itu.

Namun, saat yang dibacakan yang  juara satu adalah nomer 20 semuanya semakin tambah kecewa karena nomer undi mereka adalah 23. Tapi ternyata siaran itu masih diteruskan yakni 23 menjadi juara satu. Alangkah kaget, gembira serta tidak percaya menyellimuti perasaan mereka. “seperti gak percaya pak! Apalagi tahu bahwa dari Universitas Brawijaya juga ikut,” selorohnya saat menceritakan kejadian itu. “Panitia mengaku juga takjub dengan penampilan IADA bahkan mereka pun datang menghampiri kami memberikan banyak masukan kepada kami,” pungkasnya.