:: 62 8000 xxx mading@mading.ciuss
Info Sekolah
Selasa, 16 Apr 2024
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
  • Tema Mading dapat menampilkan informasi dalam text berjalan
15 Oktober 2014

MedIS YANG KE-7 SAATNYA MEWARNAI

Rab, 15 Oktober 2014 Dibaca 9x Kabar Darussalam

Tidak terasa media informasi santri (MedIS) sudah berumur 7 tahun hal ini juga menunjukkan Blokagung Wall Magazine (majalah dinding) yang dinaungi Media Kepenulisan Darussalam (MKD) juga sudah seusia dengan media koran yang muncul mingguan itu. Sangat mudah sekali saya menandai bertambahnya usia kemediaan ini. Masih sangat ingat sekali saya bersama Kang Ulin Kang Hadi Kang Bagus Kang Fahmi Kang Sahib Kang Diko Kang Huda Kang Hamzah Kang Ardi dan kawan-kawan lainnya bersusah payah membuat berita untuk yang pertama kalinya di malam takbiran Idul Adha. jadi memang benar hari jadi Medis begitu juga MKD saya ambil Hari Raya Idul Adha sebagai penanda telah bertambah usianya kemediaan tulis menulis ini.divbr Masih sangat ingat sekali saat kami (kru medis) bersama-sama membut berita tentang berita pondok karena yang masih sangat dini tidak jarang saya bersama-sama kawan-kawan satu kru harus begadang sampai pagi untuk memburu berita menulis mengedit melayout mengeprin dan memasarkan esoknya agar pemberitaan bisa terbit updatetepat waktu. Perjuangan keras masih sangat terasa sekali sejarah itu seperti baru kemarin. Masih sangat teringat kawan-kawan dengan semangat berburu berita dengan menggunakan seragam putih dengan sedikit goresan hitam dan merah dalam berbagai acara. Apakah karena hal itu karena masih baru begitu sangat semangat sekali tim Medis memburu berita.divbr Di tahun 2010 MedIS pernah menorehkan prestasi gemilang dengan mampu menorehkan juara 1 kategori best of the best (terbaik dari yang terbaik) dalam ajang ranco (Koran comptetion) yang diselenggarakan oleh Redaksi Radar Banyuwangi. divbr Dalam sebuah keorganisasian pasti ada masalah termasuk dalam kemediaan ini Medis merupakan organaisasi yang menuntut para anggotanya selalu tampil eksis dan konsisten. Hal itu dikarenakan Medis merupakan berita Koran yang memang disetting sama seperti Koran Jawa Pos. kalau Koran Jawa Pos memberitakan tentang kejadian-kejadian yang mengglobal tapi kalau Medis hanya menuliskan pemberitaan terkait dengan lingkungan dan kejadian yang ada di dalam pondok saja. Hal itu dilakukan Karena Medis merupakan wadah para santri untuk mengembangkan keahlian jurnalisnya. Dalam perjalanannya ternyata tidak semulus yang dibayangkan masalah yang paling besar dialami adalah dalam penggenerasian. Banyak kawan-kawan yang sudah mahir dan lihai dalam menulis harus keluar pondok untuk melanjutkan pendidikannya di luar dan ada juga yang sudah saatnya boyong (selesai mondok). Dari sinilah muncul masalah paling vital yaitu sulitnya mencari generasi penulis untuk menjadi penjurnalis. Jadi mulai dari situ sering kali Koran Medis muncul terlambat atau bahkan sampai tidak terbit. Banyak yang masuk di kru Medis tapi setelah beberapa minggu mereka menyatakan berhenti dengan berbagai macam alasan yang ggak bisa nulis lah yang sulit nulis lah yang sibuk lah dan lain-lain.divbr Al-hamdulillah dari permasalahlan yang terus berlarut-larut akhirya Media Kepenulisan Darussalam (MKD) membuka satu cabang lembaga pendidikan kecil yaitu Sekolah Kepenulisan Darussalam (SKD) untuk menggenerasikan penulis-penulis unggul entah itu dalam bidang jurnalistik atau penulisan cerpen novel dan bahkan penulisan karya ilmiah. Tidak hanya itu SKD juga berkolaborasi dengan Informasi Technology Comonity (ITC) untuk menggenerasikan para santri yang ahli dalam tehnologi dan handal dalam mendesain. divbr Lahirnya SKD yang berkolaborasi dengan ITC Insya Allah akan mewarnai pesantren Darussalam sebagai pondok pemroduksi buku-buku entah itu buku agama sastra dan umum lalu menjadi salah satu pondok yang mampu mengimbangi kemajuan zaman yang terus maju dengan kemoderenan dan ketehnologiannya. Doakan saja mudah-mudahan bisa istiqomah dan terus mengembangkan menjadi lebih baik. divbr Di umur ke- 7 ini tidak hanya kru medis tapi semua kemedian yang ada PP. Darussalam meminta kepada semua pihak mendukung dan mendoakan agar kesemuanya mampu menelorkan para ahli penulis pendesain dan ahli tehnologi yang bisa ngaji maknani dan nglakoni. Ada beberapa konsep baru yang telah kami rancang agar supaya penampilan media yang dikelola oleh kami ini menjadi lebih menarik pendesain dan ahli tehnologi yang bisa ngaji maknani dan nglakoni. Ada beberapa konsep baru yang telah kami rancang agar supaya penampilan media yang dikelola oleh kami ini menjadi lebih menarik1)