School Info
Thursday, 07 May 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
7 August 2020

Getaria Tingkatkan Kreatifitas Santri

Fri, 7 August 2020 Read 111x Kabar Darussalam

HALAMAN MASJID – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, Yayasan Pondok Pesantren Darussalam mengadakan Festival Gema Takbir Hari Raya Idul Adha (GETARIA) bertemakan Shirah Nabawiyyah. Sedikit berbeda dengan tahun lalu dua macam perlombaan yakni drama yang bertemakan asal usul terjadinya qurban serta gema takbir harus ditampilkan sekaligus oleh peserta.

Lomba seperti ini merupakan event tahunan. Maka, dari panitia memberikan warna berbeda dibandingkan tahun tahun sebelumnya. Untuk perlombaan Idul Adha tahun sebelumnya hanya memperlombakan gema takbir saja, untuk tahun ini ditambah satu macam perlombaan yakni drama kisah para nabi.

Alasan mengapa ditambahnya perlombaaan tersebut karena agar para santri lebih mengetahui lebih jauh kisah para nabi dan meningkatkan kreatifitas santri. Sebelum perlombaan dimulai, acara dibuka dengan sambutan Agus Supriyadi.

Dari asrama yang mendelegasikan lomba drama, rata – rata perwakilan dari asrama mengusung cerita dari nabi Ibrahim, karena lebih berkaitan dengan hari raya idul adha. Dari panitia sendiri sebenarnya sudah membebaskan dari para pendelegasi untuk memilih cerita para nabi, namun kebanyakan pendelegasi lebih memilih kisah nabi Ibrahim dan nabi Ismail.

Dengan dipanitiai oleh Bapak Hasinurrohman yang dibawah naungan Ketua Pesantren 4, Bapak Abdul Aziz, acara perlombaan dilaksanakan dengan lancar tanpa ada kendala apa pun. Juri sendiri dipilih sesuai dengan bidang yang dikuasai. Ustadz Lukman khakim menilai olah vocal dan aransemen musik banjari maupun hadrah. Ustadz Akhyar Syafa’at menilai sisi sejarah dan alur cerita dari lomba drama, Bapak Munawwar menilai mimik wajah, akulturasi, dan penjiwaan aktor memerankan tokoh yang diperankan.

Hal yang harus diperbaiki kedepannya yakni agar pihak yang diundang bisa lebih bekerja sama dengan menghadiri acara perlombaan dan menjadi semangat bagi para panitia dan peserta lomba jika pihak yang diundang hadir. Meskipun diera modern seperti sekarang, santri tetap harus mengetahui sejarah para nabi dan meneladani ahklaqnya. Perlombaan pun diambil juara 1, 2, 3 murni juara I diraih oleh asrama Al-Hidayah, asrama Al – Hikmah bawah juara II dan asrama Al – Hikmah atas juara III. (hmd)

Arsip