MASJID LANTAI II – Kemarin kamis malam (01/09) Majelis Bimbingan Al Quran Darussalam (MBAD) mengadakan evaluasi ke 3 Tashih Akhir Santri (TAS) yang diikuti oleh ratusan peserta TAS 2023. Evaluasi ini dilaksanakan tepat ba’da sholat isya’. Menurut bapak Anang Mashudi kepala Majelis Bimbingan Al Quran Darussalam (MBAD) terdapat beberapa materi baru yang di ujikan pada evaluasi kali ini yaitu surat pendek yang disertai dengan istimror, hafalan tajwid,urai tajwid pada ayat Al Quran, serta hafalan hadits.
Beliau juga menjelaskan MBAD juga memiliki strategi agar meningkatkan kualitas serta mutunya sebagai Lembaga Al Quran yang terdapat di pondok pesantren Darussalam, seperti mengadakan rutinan konsorsium dan sharing dari setiap pembimbing TAS terkait masalah yang mungkin terjadi pada setiap majelis.
Tak hanya itu saja, pembimbing TAS juga harus mengikuti tadarus bersama yang dilakukan setiap ba’da sholat maghrib yang diadakan di masjid dan juga madrasah barat lantai 3. Sedangkan strategi pembimbing untung para peserta didiknya ialah melakukan beberapa bimbingan diluar jam formal yaitu bimbingan yang dilakukan pada selain ba’da subuh, ba’da magrib dan istima’ malam hari.
Perkembangan lainnya yang perlu diketahui dari peserta TAS 2023 ialah bertambahnya jumlah peserta yang sangat pesat, terutama dari santri baru yang langsung mengikuti program TAS. Untuk angkatan 2023 peserta TAS lebih didominasi oleh santri baru dan jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya peserta TAS yang bertahan sampai akhir hanya berjumlah sekitar 150, namun pada tahun ini diusahakan mencapai target sekitar 250 santri.
Salah satu kendala TAS angkatan 2023 ialah bagi santri baru masih banyak tertinggal materi. Jika diprosentasekan mungkin yang dipelajari masih sekitar 50% materi dari target yang diberikan . Hal ini terjadi karena santri baru mengalami keterlambatan masuk pada TAS 2023 yang dikarenakan mereka masih mengikuti kegiatan Madrasah Isti’daiyyah selama satu bulan sejak kedatangannya di pesantren. Selain itu kendala lainnya terdapat pada bimbingan setelah subuh yang dimana pada waktu tersebut masih ada beberapa pembimbing dan peserta didik yang telat dan tidak hadir. (VLN)






