School Info
Thursday, 07 May 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
7 April 2020

Pemulangan Awal Maksimalkan Pencegahan COVID-19

Tue, 7 April 2020 Read 126x Kabar Darussalam

BLOKAGUNG – Sudah menjadi agenda pondok pesantren yakni kegiatan mudik atau juga bisa disebut pemulangan. Sejak hari Senin tanggal (30/03) Pengurus Pondok Pesantren Darussalam Blokagung telah memulangkan santri asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara pelepasan bertempat di barat ndalem KH. Mudlofar Sulton yang berjumlah 6 santri dan pulang mengendarai 1 Elf.

Agenda pemulangan pada tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan karena merebahnya pandemi virus Corona. “Sejak Pondok Pesantren Darussalam Blokagung ini berdiri, tepatnya tahun 1951 sampai sekarang, pondok tidak pernah memulangkan atau meliburkan santri selama 2 bulan dan hanya terjadi tahun ini” ungkapan KH. Muhammad Hasyim Syafa’at sebagai ketua umum PP. Darussalam Blokagung pada acara malam Haflatul Imtihan dan Akhirussanah.

Kegiatan liburan yang biasa dilaksanakan pada tanggal 17 Ramadan ini di ajukan 1 bulan lebih awal, liburan yang dilaksanakan sangat awal ini bertujuan untuk mengantisipasi tersebarnya wabah virus Corona atau biasa disebut Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Menurut KH. Muhammad Hasyim Syafa’at, COVID-19 tersebut dapat dicegah dengan cara Cuci tangan, Olarahraga, Vitamin, Ikhtiyar, Do’a yang bisa disingkat dengan (COVID). Sedangkan untuk angka 19 yaitu jumlah rakaat sholat fardu yaitu 17 rakaat ditambah 2 rakaat sholat tahajud.

Pemulangan atau liburan ini ditutup oleh pemulangan santri asal Banyuwangi dan Jawa Tengah yang yang dilaksanakan mulai hari Senin (06/04) sampai Kamis (09/04). Dua hari sebelumnya adalah waktu pemulangan Organisasi Daerah Ikatan Santri Asal Sumatra (ORDA IKSAS) yang berjumlah kurang lebih 800 santriwan-santriwati. Dan untuk hari Kamis ba’da Asyar (02/04) yakni pemulangan santri yang berasal dari pulau Sulawesi dan Maluku yang bertempat di lapangan Pondok Pesantren Darussalam yang berjumlah 4 bus.

Sebelum para santri memasuki bus dan sebelum keluar gerbang kampus, para santri harus disemprot handsanitizer, cek suhu tubuh, dan harus memakai masker. Adapun bus yang akan memberangkatkan santri, terlebih dahulu disemprotkan cairan desinfektan selain itu barang-barang bawaan para santri seperti kardus, koper, tas dan lain-lain. “Semoga para santri saat di rumah bisa mengamalkan ilmunya yang dipelajari di pondok dan semoga bisa menjadi duta Darussalam dalam rangka pencegahan penularan virus ini” ujar Bapak Imam Muslih selaku ketua panitia libur Syawal 2020. (Rnd)

Arsip