School Info
Thursday, 07 May 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
14 December 2019

Menilik Daur Awwal MADINA Tahun Ini

Sat, 14 December 2019 Read 155x Kabar Darussalam

Sudah menjadi agenda wajib pengurus Madrasah Diniyyah Al Amiriyyah setiap setengah tahun dan akhir  tahun pembelajaran diniyyah. Evaluasi yang diberikan kepada talamidz MADIN Al Amiriyyah atau biasa disebut Daur 2019 kali ini telah dilaksanakan.

CATATAN : Radit Eko Prayudi (O.06)

Beberapa hari menjelang daur kertas bertuliskan Blangko Bebas Tanggungan (BBT) telah tersebar pada talamidz MADIN Al Amiriyyah, ini sebagai tanda pengurusan BBT pun saat itu telah dimulai. Mulai dari tes kitab, pembayaran SPP, tanggungan kurikulum,  Kesiswaan Diniyyah, dan lainnya.

Segala macam keunikan dan keseruan terjadi saat sedang mengurusi BBT, mulai dari yang memiliki tanggungan Kamtib, kitab yang masih bolong- bolong, keaktifan MADIN, dan masih banyak lagi. Tetapi semua itu tak membuat para siswa MADINA menyerah, malah membuat mereka tambah semangat. Pengumpulan BBT di laksanakan mulai dari lima hari sebelum daur awwal berlangsung.

Tahun sebelumnya istilah daur awwal sempat diganti dengan semester, dan pada tahun sebelumnya ada 3 evaluasi pembelajaran MADINA. Saat diganti dengan nama semester menjadi 2  evaluasi. Istilah semester tak bertahan lama karena istilah daur lebih menjadi tradisi pondok pesantren darussalam sehingga pengurus MADIN pun menamai BBT dengan istilah daur awwal 2019.

Sampai- sampai Ittihadut Tholabah Madrasah Diniyyah Al Amiriyyah (ITMAM) turut merubah istilah Moster (Musabaqoh Semseter) kembali menjadi  Musabaqoh Qobla  daur (MUSQOD). Hal tersebut tidak menjadi masalah. Melainkan ada perubahan terkait evaluasi pembelajaran diniyyah yang pada tahun sebelumnya 3 kali evaluasi menjadi 2 kali evaluasi daur awwal dan tsani.

Daur awwal ini dibagi menjadi dua gelombang, untuk gelombang pertama dilaksanakan oleh santri putri dan gelombang yang kedua santri putra. Ditengah santri putri melaksanakan daur, ITMAM selaku OSIS Madrasah Diniyyah melakukan agenda rutinan yang biasa disebut dengan MUSQOD. Kegiatan ini di mulai dari tanggal 3-6 desember 2019 lalu.

Adapun lombanya diabagi menjadi dua tingkatan, yaitu Takror dan Syawir. Untuk tingkat takror pesertanya adalah siswa kelas 1-3 Ula. Sedangkan untuk syawir adalah siswa kelas 4 ula ke atas. Lomba – lomba tingkat Takror antara laiin, Lalaran muhafadzhoh, cerdas cermat, baca kitab, futsal, dan bebek racing. Lomba – lomba tingkat syawir seperi, debat aswaja, volly ghaib.

Daur awwal kali ini berjalan lancar meskipun ada beberapa siswa yang tidak mengikuti daur karenak belum selesainya BBT. Yang mana daur awwal tersebut langsung dipanitiai oleh dewan asatidz  MADINA.  Pada kolom BBT yang lebih banyak melakukan pernyataan adalah terkait pembayaran SPP sehingga membuat panitia daur dan Pembantu Kepala Madrasah Bidang (PKM) keuangan sibuk mengurusi pernyataan dari para siswa. Tapi hal tersebut bukan menjadi kendala besar pada daur awwal tahun ini.

 Ketika daur awwal putra dilaksanakan, beberapa cerita saat mengerjakan soal ujian daur. Seperti ada siswa yang tidak membawa kartu, kemudian disuruh kembali dan tidakl bisa mengikuti daur awwal tersebut. Ada juga pemeriksaan rambut dan kuku, yang di lakukan oleh keamanan MADIN.

Pada hari terakhir daur, dewan-dewan keamanan menjaga di depan gerbang masuk gedung induk. Penjagaan tersebut bertujuan untuk memeriksa rambut siswa yang masih panjang, yang masih dirasa kurang ketika pemekrisaan di kelas – kelas. Selain itu para mustahiq berkerja ekstra untuk mengoreksi Lembar Kerja Komputer (LJK), karna pada malam sabtu besok akan diadakan Apel pembukaan kegiatan belajar mengajar Madrasah Diniyyah , sekaligus penguman juara pararel MADIN.

Another Article

By : medis darussalam

DONOR DARAH

By : medis darussalam

Lantunkan Nadhom Salaf Bersama

Arsip