School Info
Thursday, 07 May 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
1 March 2021

Khataman Meriahkan Serentetan Agenda Haul Virtual

Mon, 1 March 2021 Read 110x Kabar Darussalam

PONDOK – Untuk memperingati acara Haul Masyayikh Pondok Pesantren Darussalam, Ahad (28/02) diadakan Khataman Al-Qur’an yang dikoordinir oleh bapak Sofwanuddin Tohir dan dibantu oleh pengurus serta santri hafidz Al-Qur’an. Pada khataman kali ini berbeda dengan khataman- khataman yang sebelumnya dikarenakan khataman dilaksanakan secara serentak, semua diwajibkan mengikuti khataman mulai dari santri putra, santri putri, alumni, gawagis, dan keluarga ndalem pun diwajibkan mengikuti khataman.

Khataman tersebut dimulai ba’dha subuh dan selesai sampai waktu ashar tiba. Khataman ini bertempat dibanyak tempat seperti di Masjid Darussalam, Mushola pondok putri, asrama, maqom masyayikh dan seluruh ndalem. Untuk yang bertempat diasrama dan dimushola itu diikuti oleh seluruh santri, sedangkan di masjid diikuti oleh gawagis, dan di maqom diikuti oleh alumni, seerta yang berada di ndalem diikuti oleh para neng dan bu nyai. Untuk pemimpin khataman yang ada di masjid ialah agus H. Alika Nasrulloh, agus H. Bahrul Ulum dan agus H Hanif Mukhtar Zam Zami, sedangkan yang ada di maqom dipimpin oleh KH. Hasan Toha dan KH Zakariya.

Selain Ahad pagi (28/02), pada malam Senin (28/02) juga akan diadakan khataman Al Qur’an di Masjid Darussalam, yang diikuti oleh seluruh santri putra maupun santri putri serta dihadiri oleh semua pengasuh. Beda halnya khataman pada malam itu hanya sebatas waktu saja namun tujuannya tetap sama yakni dalam rangka Haul Masyayikh Blokagung 2021. “Untuk khataman pada hari ini tidak dibatasi mau berapa khataman terserah” tutur bapak sofwanuddin selaku pengkordinir khataman. Khataman merupakan tradisi turun-temurun oleh karenanya persiapan yang dilakukan untuk menyongsong hal ini dilakukan satu bulan sebelum acara. Untuk kendala yang dialami yaitu kurangnya generasi huffadz atau penghafal Al-Quran dan harapannya semoga bisa secepatnya memperbanyak generasi huffadz yang berkualitas. “ Sangat antusias para santri semuanya dan bersamangat serta sangat maximal” ucap mantan kepala asrama As Salafiiyah tersebut. (Rif/Hai)

Arsip