School Info
Friday, 08 May 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
31 August 2022

Ngaji Literasi Digital “Era Baru Untuk Berpartisipasi”

Wed, 31 August 2022 Read 145x Kabar Darussalam / Kegiatan Darussalam

AUDITORIUM KH.MUKHTAR SYAFAAT – Duta santri nasional berkerja sama dengan KOMINFO dan juga SIBER KREASI menyukseskan acara seminar NGAJI LITERASI DIGITAL pada jum’at (26/08), acara ini merupakan program dan inisiatif dari Duta Santri Nasional sendiri. Bertempat di auditorium KH. Mukhtar Syafa’at atau ruang A.04 acara tersebut diikuti sekitar 60 peserta putra dan putri. Acara ini mengusung tema “Santri Makin Cakap Digital” yang dijelaskan oleh 3 narasumber. 3 narasumber tersebut adalah Ning Atina Balqis Izzah L.c, M.A penulis buku Tentang Muslimah, Ning Khilma Anis penulis novel Hati Suhita, dan ning Intan Budiana putri sebagai influencer santri. Pada awal acara, dibuka dengan sambutan KABID Komunikasi dan publikasi KH. Abdul Malik Syafa’at yang kemudian dilanjutkan pembacaaan ayat suci Al-Qur’an, pembawaan materi, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan sesi foto. Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB dan selesai pada pukul 11.30 WIB. Adapun peserta yang mengikuti acara adalah crew media pondok pesantren, perwakilan dari masing masing unit sekolah, dan juga tamu yang mendapatkan undangan.

Para narasumber menerangkan berbagai macam poin seperti materi ning Atina Balqis menerangkan tentang etika bermedia, ning Khilma Anis menceritakan kisah motivasi sumur sinobo, dan ning Intan Budiana yang menjelaskan tentang digital culture. Bertemakan “Santri Makin Cakap Digital” adalah karena harapannya santri tak hanya “bisa” dalam dunia digital namun santri bisa “cakap” dalam artian turut mengambil peran sebagai content creator, seperti contoh santri ketika pulang tak hanya menggunakan medsos sebagai tempat untuk memajang foto, namun santri bisa memanfaatkan medsos sebagai sarana dakwah dengan mengupload konten ilmu yang sanadnya jelas. “Santri saat ini harus memiliki skill menulis dikarenakan santri yang bisa mengaji itu sudah banyak, sudah saatnya untuk berpartisipasi dalam media, memiliki skill menulis bukan berarti santri harus memegang handphone, nyatanya diluar sana banyak anak yang memegang handphone namun ber-skill biasa saja, santri yang memiliki skill menulis dan bekal ilmu yang cukup bisa dengan mudah menempati kursi kosong di luar sana.” terang ning Khilma saat membawakan materi.

Acara ini terhitung sukses karena audience bisa antusias berpartisipasi tanpa merasakan kendala, Kepanitian acara ini berasal dari teman-teman Duta Santri, ketua panitianya adalah bapak Yahya Ghozali S.E yang merupakan Duta Santri Favorit. Acara ini sudah dipersiapkan sejak seminggu mulai dari menghubungi narasumber, men-survey lokasi, dan penyiapan konsumsi. Acara ini terkendala komunikasi antar panitia yang sulit karena belum bisa bertemu langsung. (HAI)

Another Article

Arsip