MASJID LANTAI I – Yayasan Pondok Pesantren Darussalam
Rabu (25/11) lalu melangsungkan peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Al Jaelani.
Acara yang turun temurun sejak zaman KH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur ini dilaksanakan
di masjid lantai 1 dan halaman masjid. Yang mana acara itu diikuti oleh seluruh
santri putra dan putri.
Santri putra bertempat di dalam masjid serta sebagian
menempat dibarat asrama Al – Ghozaly. Sedangkan untuk santri putri menempat di
depan masjid serta sebagian lainnya ditempatkan sebelah kanan masjid. Meskipun
seluruh santri putra dan putri mengikuti acara haul Syekh Abdul Qodir Al –
Jaelani, mereka tetap menerapkan protokol kesehatan.
Acara tersebut tidak hanya dipadati oleh seluruh santri
putra dan putri, tetapi masyarakat sekitar juga ikut hanyut dalam acara
tersebut. Mereka disediakan tempat di depan Ndalem Kesepuhan beserta seluruh
Kyai, Gawagis, Nyai dan Nawaning. Untuk koordinir acara haul kemarin yakni
Bapak Hasinurrohman selaku ketua 5 Pondok Putra. Selain beliau, acara tersebut
juga dikoordinir oleh bapak Himami Baydarus yang memegang job pengarahan untuk
acara.
Persiapan sebelum acara, bapak Himamy membagikan tugas yang telah dibagi sebelumnya usai
rapat bersama pembentukan panitia. Tamu undangan yang di undang sekaligus Mauidoh
Hasanah pada haul tahun ini mengundang pengasuh PP. Bustanul Makmur Genteng
Kulon Genteng Banyuwangi, KH. Muwafiq
Amir. Selain beliu sebagai tamu undangan, perwakilan Alumni Asuhan Darussalam
Blokagung (AL – ADAB) putra dan putri juga turut diundang untuk menghadiri
acara yang selaku ada setiap tahun tersebut.
Acara dimulai pukul 19.30 WIB yang diawali dengan sholawat
dari grup Banjari Liwa’ul Muriddin. Usai pra acara selesai dilanjutkan dengan
pembukaan yang dipimpin oleh pembawa acara. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat
suci al – qur’ an yang dibawakan oleh kang M. Zainul Muttaqin. Kemudian
sambutan dari pengasuh PP. Darussalam KH. Ahmad Hisyam Syafa’at.
Setelah sambutan dari pengasuh PP. Darussalam, dilanjutkan
dengan Mauidloh Hasanah yang disampaikan oleh KH. Muwafiq Amir. Dalam
mauidlohnya beliau berpesan agar mendukung paslon nomor satu sebagai bupati kabupaten
Banyuwangi. Setelah selesai mauidloh hasanah, KH. Muhammad Hasyim Syafa’at memimpin
membacakan manaqib Syekh Abdul Qodir Al – Jaelani sebagai inti acara haul.
Dilanjutkan dengan pembacaan Mahalul Qiyam yang diikuti oleh
seluruh santri putra dan putri. Setelah selesai pembacaan mahalul qiyam,
dilanjutkan do’a sebagai penutup acara yang dibawakan oleh KH. Abdul Kholiq
Syafa’at. (hmd)