School Info
Sunday, 21 Jun 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
20 March 2019

Bisnis MLM Dalam Perspektif Fiqih

Wed, 20 March 2019 Read 144x Kabar Darussalam

MADRASAH BARAT – Selasa (19/3) kemarin, anggota Ittihadut Tholabah Madrasah Diniyyah Al Amiriyyah (ITMAM) telah sukses menyelenggarakan seminar Fiqih dengan narasumber agus Andi Ali Akbar. Kegiatan tersebut dimasukkan sebagai salah satu dari rangkaian acara haul masyayikh 2019. Karena seminar tersebut dihadiri oleh siswa-siswi tingkat wustho dan ulya.Yang bertempat di madrasah barat lantai 2. Banyaknya peserta yang ikut membuat madrasah barat merupakan satu-satunya ruangan yang bisa digunakan untuk kegiatan seminar tersebut.

Seminar ini berjudul Multi Level Marketing dalam Perspektif Fiqih.KH. Ali Asyiqin sendiri yang mengusulkan gus Andi sebagai narasumbernya. Beliau merupakan mahasiswa S2 ekonomi syari’ah yang sudah mahir dalam urusan ekonomi dan fiqih. Kegiatan ini dibagi menjadi 2 sesi, jalsah ula pada waktu takror diniyyah putra, dan jalsah tsani pada waktu ba’da isya’ tepat.

Pada jalsah ula, gus Andi menerangkan tentang berbagai macam MLM di Indonesia sekaligus halal haramnya MLM tersebut. “Kita tidak menglalakan dan mengharamkan MLM, tetapi kita mencari solusi agar MLM tersebut tidak haram”, jelas gus andi diakhir jalsah ula. Dan pada jalsah tsani, beliau menerangkan tentang solusi dari MLM yang sudah beliau teliti. Beliau menjelaskan tentang MLM yang ada di NASA karena selain ramai, beliau sudah konfirmasi kepada pihak NASA tentang solusi yang beliau dapat.

Padatnya rangkaian acara haul 2019 membuat beberapa acara berbenturan, Seperti seminar yang diadakan oleh ITMAM ini. Kegiatan yang merupakan program jangka menengah ITMAM itu sebenarnya diadakan pada hari senin. Tetapi karena suatu halangan, kegiatan tersebut diundur pada hari selasa.Acara ini bisa dikatakan sebagai kegiatan yang mendadak. Hal ini dikarenakan, anggota ITMAM menyiapkan acara tersebut selama 2 hari setelah adanya pemberitahuan dari pihak diniyyah.(ak)

Another Article

Arsip