KAMPUS PUTRA – Untuk bisa naik jilid,
seluruh peserta Majelis Amtsilati Darussalam (MAIDAR) harus mengikuti tes
kenaikan setiap malam Selasa dan malam Jum’at. Yang mana dilaksanakan di
Madrasah Barat lantai 2 depan kantor MAIDAR.
Tes
ini diikuti oleh seluruh peserta yang sudah menghafal dan memahami seluruh
materi. Untuk bisa lulus dan naik jilid, mereka diharuskan nilai yang
didapatkan tidak kurang dari 90. Jika kurang bisa dipastikan tidak bisa naik
jilid dan harus mengulang kembali di hari berikutnya.
Adanya
tes kenaikan model siapa cepat, maka naik jilid ini akan berlangsung sampai
jilid 3. Setelah itu, kenaikan akan ditentukan berdasarkan tes kubro. Alasan
MAIDAR mengadakan tes model seperti itu sebagai salah satu cara untuk mengasah
serta meningkatkan semangat belajar.
Tak
hanya itu, setiap dua minggu atau tiga minggu sekali MAIDAR melaksanakan
evaluasi kubro. Yang mana dari nilai evaluasi tersebut akan dimasukan pada
ijazah kelulusan. Evaluasi kubro yang pertama kali diadakan untuk tahun ajaran
ini berlangsung Jum’at (02/10) lalu.
Materi
yang diujiakan berupa 70% dari Qoidah sisanya merupakan dari jilid. Selain itu,
untuk bisa mengikuti evaluasi kubro peserta diharuskan menyelesaikan kartu
bebas tanggungan yang dibagikan seminggu sebelum evaluasi dilaksanakan.
Rencananya,
MAIDAR juga akan melaksanakan susulan untuk peserta yang belum mengikuti
evaluasi kubro. Yang dikoodinir oleh ustadz Fajar At Tamimi serta
dibantu beberapa pembimbing MAIDAR lainnya.
Keseluruhan
serangkaian evaluasi berjalan dengan lancar
meskipun ada beberapa sedikit kendala yang dialami diantaranya telatnya para
peserta tes evaluasi kubro sehingga menjadikan tertundanya waktu
evaluasi.
Harapan kedepannya buat para peserta MAIDAR
supaya bisa bersungguh-sungguh dalam mengikuti bimbingan juga dalam mengejar
target yang telah ditentukan. ”Jika jatuh bisa bangkit lagi, jika gagal bisa
mencoba lagi, dan jika menyerah maka selesai” tutur ustadz Fadlan Al
Ahmad. (dni)