MASJID PP. DARUSSALAM– Dalam Upaya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW serta agar menambah kecintaan para santri terhadap Nabi Muhammad SAW, maka dari itu pada bulan Rabiul Awal tahun ini, pondok pesantren Darussalam mengadakan Kembali pengajian kitab Al-Barzanji yang diikuti oleh seluruh santri pondok pesantren Darussalam.
Pengajian ini dilaksanakan mulai hari Jumat malam Sabtu (06/09) sampai hari Sabtu malam Minggu (14/09) setelah Sholat Magrib yang Bertempat di masjid pondok pesantren Darussalam untuk santri asrama induk sedangkan untuk santri selainnya menempat di bloknya masing-masing.
Mengenai waktu pelaksanaannya yakni Ba’da Sholat Magrib sampai Isya’ untuk pengajian Maulid Al-Barzanji Natsar yang dibalah oleh KH. Ahmad Hisyam Syafaat, Ba’da Sholat Isya’ sampai pukul 10.15 WIB untuk pengajian Qosidatul Burdah yang dibalah oleh KH. Muhammad Hasyim Syafaat, pengajian Maulid Al-Barzanji Nadhom yang dibalah oleh Ust. Abdul Hamid, dan pengajian maulid Syarofil Anam bagian awal yang dibalah oleh Agus Muhammadun Aslam, kemudian Ba’da Shubuh sampai pukul 06.10 WIB untuk pengajian Maulid Addiba’i yang dibalah oleh KH. Ahmad Mubasyir Syafaat dan pengajian maulid Syarofil Anam bagian kedua yang dibalah oleh KH. Aly Asyiqin.
Tidak hanya untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tapi juga untuk meneruskan tradisi pondok pesantren Darussalam yang sudah ada sejak dulu. Untuk pengondisian santri pada saat pengajian kitab Al-Barzanji, di hendel oleh tim oprak-oprak dari pihak Pesantren, Diniyyah, Muadalah, dan Perpustakaan.
Mengenai persiapan pengajian, panitia telah melakukan persiapan mulai tanggal 03 Agustus 2024 terkait kesanggupan para qori’ pengajian yang diambil dari keluarga ndalem, dan para ustadz Madrasah Diniyyah Al-Amiriyyah.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang mana waktu pelaksanaan pengajian dilaksanakan pada Ba’da Magrib, jam Diniyyah ketiga, Ba’da Shubuh dan jam takror, untuk tahun sekarang waktu pelaksanaan pengajian diganti menjadi Ba’da Magrib, waktu Diniyyah, dan Ba’da Shubuh dikarenakan banyak santri yang tidur pada saat pengajian jam takror.
Mengenai Kendala pada saat pengajian yakni pada hari pertama pengajian, suara kurang jelas pada bagian atau shof belakang pengajian serta terdapat beberapa santri yang tidur. “Semoga dengan adanya pengajian kitab Al-Barzanji ini yang menerangkan biografi dan kisah perjuangan Nabi Muhammad SAW, dapat menambahkan rasa cinta para santri Terhadap Nabi Muhammad SAW.” Ucap Ust. Ahmad Romdoni selaku panitia pengajian. (Nbl)






