Info Sekolah
Rabu, 21 Jan 2026
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
  • (خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ)Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya
26 Juli 2020

Meluapnya Partisipasi Peserta Tes

Ming, 26 Juli 2020 Dibaca 102x Kabar Darussalam

MADRASAH BARAT Madrasah Diniyyah Al-Amiriyah adakan tes kenaikan kelas yang dikhususkan santri baru. Yang dilaksanakan Jum’at (24/07) kemarin dimulai pukul 07.30 WIB sampai 10.00 WIB. Tes yang berlangsung hanya pada hari itu saja tersebut diikuti oleh 212 santri baru. Materi yang diujikan berdasarkan sasaran kelas yang dituju.

Untuk bisa lulus, peserta tes harus melewati tes lisan dan tes tulis. Untuk tes tulis kelas 2 sampai 3 Ula hanya baca Al Qur’an materi tes tulis meliputi Tajwid dan Fiqih. Sedangkan untuk kelas 4 Ula keatas materi tes lisan baca kitab Taqrib dan tes tulis meliputi Nahwu, Shorof, dan Fiqih.

Untuk kategori santri yang lulus tes atau yang berhak memasuki sasaran kelasnya yaitu mengikuti prosedur syarat-syarat lulus yang bermaterikan standart dengan materi kelas tujuannya masing-masing.

Sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tes santri baru smp diperbolehkan mengikuti tes kenaikan kelas dengan syarat-syarat tertentu. Seperti harus yang mutasi dari smp luar dan untuk asrama luar pondok juga melaksanakan tes kenaikan kelas yang sama seperti pondok induk. 

Acara yang diketua Ustadz Habiburrahman Al Kholili bekerjasama dengan Majelis Bimbingan Al-qur’an Darussalam (MBAD) untuk memberikan materi tes Baca Al Qur’an. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan materi yang harus diujikan sesuai kelas tujuan. Kendala yang dialami adalah kurangnya tenaga penguji materi tes, baik dari materi tes lisan maupun tes tulis dan juga kurang baiknya Kerjasama antara MADINA, ITMAM, dan MBAD.

Tes ini berbeda dengan tahu kemarin yang membedakan dibagian segi materi, sistem kelas, dan usia, dari segi usia misalnya sekolahnya IAIDA diniyah masih kelas 1 ula maka pihak madina masih bisa mempertimbangkan untuk naik ke kelas 2 atau 3 ula dan untuk segi materi yang membedakan dari tahun kemarin untuk kelas 4 ula yaitu meniadakan materi tasrif lughowi.

‘’Bangga dengan jumlah santri baru yang mengikuti tes terutama untuk kelas satu ula karena partisipasinya lebih besar dibanding kelas lainnya’’ kesan yang disampaikan langsung oleh ketua panitia ‘’Pesan saya untuk para santri baru untuk lebih semangat, giat belajar dan jangan minder dengan keadan yang seperti ini, tetap semangat untuk belajar meraih cita-cita dalam kesungguhan belajar’’ ujar Ustadz Habib. (Dni)  

Arsip